Special (Two Shot)

by 08.14.00 0 komentar
Special

“akhhh akhirnya” ucap baekhyun menghela napas dan merentangkan tangan setelah keluar dari rumah sakit bersama chanyeol, joy dan han bi.
“namja chinggu? Jangan bercanda joy. Mengapa kau mau dengannya?” ucap han bi kesal saat baekhyun tesenyum kepada semua orang.

Membuat malu saja.

“ya byun baekhyun! Harusnya itu reaksi han bi!” ucap chanyeol yang menggandeng tangan han bi di lehernya.
“eiii sudahlah. Namja chinggu ku memang begitu”
“han bi ya! Oppa punya hadiah untuk mu. Tara!! Tiket pesawat dan hotel ke Osaka. Kau benar-benar ingin kesana kan? Aku pikir tak apa mengajak mu refreshing setelah terus-terusan ada di rumah sakit” ucap baekhyun dan di sambut pelototan gembira dari han bi. Reflek han bi pun melompat-lompat seperti anak kecil dan menghambur ke pelukan baekhyun.
“oppa!! gomawo! Jeongmal gomawo! Sarangheyo!!” ucap han bi antusias. Joy dan chanyeol yang melihat pun terkejut dan berusaha melepas kan keduanya.
“pokoknya kita berangkat minggu depan!”

Special

“hahhh” ucapku menghela napas di balkon kamar. Subuh gini enak jika harus menghirup udara segar.
“han bi ya~ kau sudah selesai?”
“chakkaman oppa! nanti aku kebawah!” hari ini adalah hari dimana aku akan berangkat ke Osaka, jepang. Aku benar-benar ingin kesana. Dan hari ini juga hari dimana genap, aku menyukai oppa selama 2 tahun.

Ya aku masih menyukainya.

Tak apa bertepuk sebelah tangan. Toh aku tak terluka lagi. Dara sunbae dan chanyeol putus. Entahlah, aku tak tau kenapa mereka putus, chanyeol oppa tak mau memberi tau ku.

“han bi ya! Baekhyun dan joy sudah di bawah” lagi-lagi suara bass yang mampu membuatku meleleh saat dia membisikan sesuatu di telingaku terdengar.
“ne oppa! aku akan kebawah!”

Special

“Osaka!!!!” ucap han bi berteriak senang di lapangan bandara. Baru saja landas dia sudah kesenangan kkk~
“ya park han bi! Ayo kita perlu ke hotel lalu habis ini jalan-jalan” ucapku menggenggam tangan nya dan tersenyum padanya membawanya masuk ke bandara. Dia blushing lagi dan tak menolak lalu mengalihkan pandangannya ke arah lain.
“chanyeola panggilah taksi. Aku ingin mebeli makanan bersama joy dulu. Akan ku belikan juga kau dan han bi nanti” ucap baekhyun memerintah. Aku pun memutar bola mataku malas saat mendengarnya nada bicara yang seperti  bos itu.
“arraseo” ucapku lalu menuju ke depan dengan tetap memegang tangan han bi. Ku lirik han bi yang sedang tersenyum meihat tangan kami yang saling bertautan lalu menatap kesekitar lagi. Sepertinya ia senang melihat aku membawanya pergi kemana-mana bersamaku.
Setelah mendapat taksi, aku pun menelpon baekhyun dan memberi tau kalau aku sudah mendapatkan taksi. Dia pun mematikan telpon nya secara sepihak setelah mengatakan ‘aku akan kesana 5 menit lagi’. Benar saja, tak perlu menunggu lama baekhyun dan joy telah datang.
“barangnya sudah di masukan. Kau pakai taksi yang itu. Aku pakai taksi yang ini. Ke hotel yamamoto kan?” terangku.
“ya. Nanti kita bertemu disana. Sampai jumpa” lalu baekhyun memasuki taksi yang ada di belakang taksi ku dan han bi lalu melesat duluan.

Kami pun masuk kedalam taksi.

“hotel yamamoto” ucap han bi dalam bahasa jepang. Wihh sepertinya gadisku benar-benar menyukai segala sesuatu tentang jepang. Bahkan bahasanya pun dia bisa.

Taksi mulai berjalan. Han bi hanya melihat pemandangan lewat jendela dan tangan kami pun masih bertautan. Selang berapa menit. Kami pun sampai di  hotel yamamoto. Supir taksi yang menurunkan barang-barang kami dari taksi pun sudah selesai dan meninggalkan kami yang masih celingak-celinguk mencari baekhyun dan joy di depan hotel.

“oppa coba telpon baekhyun. Joy tak mengangkat telponnya” ucap han bi menggoyangkan tangan kami yang masih saja bertautan. Dia pun sepertinya tak ingin melepaskanya. Aku pun tersenyum padanya dan mengeratkan genggaman tangan ku padanya.

“arraseo”

Tutt… tut.. tut…
“yeoboseo?”
“ya byun baekhyun! Kau dimana?”
aku? Aku dikamarku dan joy”
“kau satu kamar dengan joy? Dasar gila kau”
“kau juga satu kamar dengan han bi. Ah sudah lah. Panggil saja pelayan hotel untuk membawakan barang-barang kalian. Bilang ke meja resepsionis dengan nama park chanyeol lalu tunjukan ktp mu”
“hei tapi bis-“
Tut.. tut.. tut..
“yah sialan ditutup”
“wae oppa?”
“ah aniya. Apa tak apa kita sekamar? Baekhyun sialan itu sekamar dengan joy”
“ya?”
“kau mau oppa pesankan kamar baru?”
“ah tak usah oppa tak apa-apa”

Aku pun memanggil pelayan hotel untuk membawakan barang-barang kami lalu ke meja resepsionis untuk mengambil kunci kamar. Masih dengan menggandeng tangan han bi dengan erat. Kami menuju kamar kami untuk menmbersihkan diri.

Special

Dentingan pring terdengar di café tak jauh dari hotel. Chanyeol, baekhyun, joy dan juga han bi sedang makan siang di sana sebelum mereka melanjutkan berjalan-jalan. Setelah makan, mereka siap mengelilingi sebagian Osaka untuk hari ini.

Mulai dari taman bermain, taman, bioskop, mall dan air mancur menjadi objek wisata mereka hari itu. Tak terasa waktu telah menunjukan angka 4:15 yang artinya itu sudah menjelang malam.

Mereka pun memasuki kamar hotel masing-masing dan membersihkan diri sebelum menepati janji mereka, yaitu makan di café hotel.

Special

Malam ini di café hotel sedang merayakan ulang tahun komunitas koki hotel tersebut yang ke 19-tahun. Karna itu, tamu-tamu hotel semua diundang dan di harapkan memakai pakaian formal. 

Chanyeol dan baekhyun mengenakan jas formal hitam putih yang kemudian terlihat tampan dan err.. sexy. Begitu juga dengan joy yang memakai gaun hitam 1 jengkal di atas lutut dan di lengkapi jarring-jaring transparan sampai ke mata kaki nya. Dengan rambut diurai bergelombang sepunggung membuat gadis itu cantik sekali malam itu. Tak mau kalah,  han bi menggunakan gaun celana warna hitam yang benar-benar memngikuti bentuk tubuhnya. Untuk rambut, han bi lebih memilih mengikat bulat ke atas dan memperlihatkan lengannya yang putih dan mulus. Mereka pun makan dengan formal pada malam iu.

“chanyeol-a” suara seseorang wanita menghentikan tawa 4 sekawan ini yang sedang bercanda di meja makan mereka. Yang di panggil pun menoleh reflek dan terkejut mendapati wanita itu ada disini.
“oh dara”
“boleh aku ber gabung?”
“ya tentu saja” jawab joy antusias dan tersenyum –joy satu-satunya yang tak tau masalah han bi dan chanyeol-.

Setelah itu hanya terdengar suara chanyeol, dara, dan joy yang sedang asik bercanda. Sedangkan baekhyun memilih diam dan melirik han bi diam-diam untuk memastikan apakah gadis itu baik-baik saja. nyatanya tidak. Raut wajah han bi berubah 180°.

Special

Setelah selesai makan malam  menyenangkan tadi –yang menurut baekhyun dan hanbi tak nyaman-, mereka kembali ke kamar masing-masing. Di dalam kamar han bi dan chanyeol.

Chanyeol yang dari tadi sibuk dengan handphone nya pun berdiri hendak mengganti baju.

“oppa mau kemana?” Tanya han bi mengerutkan dahinya.
“dara ingin bertemu dengan ku” jawab chanyeol masih fokus dengan handphonenya.
“oppa”
“han bi ya tidurlah duluan jika kau mengantuk aku akan bawa kartunya”
“oppa”
“han bi aku pergi”
“OPPA!” teriak gadis itu melotot ke arah oppa nya. Oppa nya yang sudah hendak membuka pintu mengalihkan padangannya kea rah han bi.
“jangan”
“apa?”
“jangan pergi”
“kau ini kenapa han bi?”
“oppa jangan pergi”
“tapi dara memanggilku”
“ya jangan pergi!”
“han bi dengar oppa. kau ini kenapa? Aku tak akan lama aku hany-“
“aku tak mau sendirian oppa. ini liburan kita. Jangan menemui orang lain. Temani aku disini”
“kau takut sendirian? Kekamar joy dan baekhyun saja”
“aku tak mau! Aku mau bersamamu!”
“kenapa?!” teriak chanyeol tak tahan. Dara sudah mengiriminya pesan singkat bertubi-tubi.
“karna aku mencintaimu dan aku ingin bersamamu!!” ucap han bi lau menangis dan menutup matanya. Tangannya mencengkram kuat pinggiran kasur dengan kukunya. Karna tak ada respon apa-apa, han bi membuka matanya dan melihat chanyeol jalan kearahnya dan

Menciumnya.

Mata han bi terbelak kaget. Namun chanyeol malah semakin memperdalam ciumannya.namun lama-kelamaan, han bi menutup matanya dan mengalungkan lengannya pada leher chanyeol. Chanyeol pun mendorong han bi untuk tiduran dikasur. Chanyeol dan han bi yang sudah sama-sama ke habisan pasokan oksigen pun melepaskan pagutan mereka dan menghirup nafas sebanyak-banyaknya.

“nado saranghae, Park. Han. Bi.” Ucap chanyeol di telinga han bi dan menghembuskan nafas di daun telinga han bi lalu menggigitnya. Membuat gadis itu menggelinjang geli. Chanyeol pun mengangkat kepalanya dan manik matanya bertemu dengan han bi. Seolah meminta ijin lewat matanya, chanyeol menatap han bi dalam dan berharap han bi peka dengan sinyalnya. Han bi pun menganggukan kepalanya dan tersenyum penuh arti.

Chanyeol pun membalas senyuman han bi dan berbisik di telinga han bi “you are special babe”
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Dan kegiatan yang mereka lakukan selanjutnya tak bisa aku jelaskan disini. :v


Wkwkwk. Selesailah sudah ff ini. Ini adalah ff ended pertama aku. Maaf yang kecewa dengan ending nya karna ga jadi ada ‘itu’. Karna yang jelas cerita ini genre nya  g gituan. dan aku juga g mau nyebarkan dosa jariyah kepada kalian semua wkwkwk. Udah ya. Lop yu.

Han_Bi_Chanchan~

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Hanya wanita yang membunuh waktu di saat liburan dengan menuliskan sebuh cerita abal. Mohon tinggalkan komentar ☺☺ Khamsamida~